- Diterbitkan pada
Bagaimana Cara Belajar Pengembangan Backend?
- Penulis

- Nama
- AbnAsia.org
- @steven_n_t
Pengembangan Backend memerlukan pengetahuan tentang banyak aspek. Berikut adalah peta pikiran tentang hal-hal apa saja yang harus dipelajari oleh seorang pengembang:

1 - Dasar-Dasar Ini mencakup topik seperti backend vs frontend, klien-server, DNS, dan lain-lain.
2 - Bahasa Pemrograman Backend Pilih satu atau lebih bahasa pemrograman seperti Java, Python, JS, Go, Rust, dan C#.
3 - Basis Data Ini mencakup topik seperti jenis basis data seperti SQL (Postgres, MySQL, SQLite), NoSQL (MongoDB, Firebase, DynamoDB), NewSQL (CockroachDB, Spanner). Topik lainnya termasuk bekerja dengan ORMs dan Penyimpanan Basis Data.
4 - API dan Layanan Web Pelajari tentang jenis API (REST, GraphQL, gRPC, SOAP) dan teknik autentikasi (seperti JWT, OAuth 2, kunci API).
5 - Server dan Hosting Ini melibatkan topik seperti layanan hosting backend (AWS, Azure, GCP), Kontainerisasi menggunakan Docker & Kubernetes, dan Pengaturan Server untuk Nginx, Apache, dan lain-lain.
6 - DevOps Pelajari tentang Pipa CI/CD menggunakan GitHub Actions dan Jenkins, IaC (Terraform, Ansible) dan Pemantauan dengan alat seperti Prometheus, Grafana, ELK.
Harap dicatat bahwa versi bahasa Indonesia didukung oleh AI dan karena itu mungkin terjadi kesalahan kecil.
Penulis
Ai Base Network (ABN), ABN ASIA didirikan oleh orang-orang dengan akar yang kuat di dunia akademis, dengan pengalaman kerja di Amerika Serikat, Belanda, Hungaria, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam. ABN Asia adalah tempat di mana akademik dan teknologi bertemu dengan peluang. Dengan solusi terdepan kami dan layanan pengembangan perangkat lunak yang kompeten, kami membantu bisnis untuk meningkatkan level dan bersaing di panggung global. Komitmen kami: Lebih Cepat. Lebih Baik. Lebih handal. Dalam kebanyakan kasus: Lebih murah juga.
Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan layanan IT, konsultasi digital, solusi perangkat lunak siap pakai, atau jika Anda ingin mengirimkan permintaan proposal (RFP). Anda dapat menghubungi kami di [email protected]. Kami siap membantu Anda dengan semua kebutuhan teknologi Anda.

© ABN ASIA