- Diterbitkan pada
Bagaimana TikTok Mengelola Frontend MonoRepo dengan 200K File?
- Penulis

- Nama
- AbnAsia.org
- @steven_n_t
MonoRepo, singkatan dari repositori monolitik, adalah strategi pengembangan perangkat lunak di mana satu repositori berisi beberapa proyek, perpustakaan, dan layanan.

Bagian-bagian yang baik dari MonoRepo adalah:
Pembagian kode yang lebih baik
Pengelolaan dependensi yang disederhanakan
Tampilan kode basis yang terunifikasi
Namun, semakin besar MonoRepo, semakin lambat berbagai operasi Git.
TikTok menghadapi perubahan serupa dengan frontend TypeScript MonoRepo-nya yang memiliki 200K file.
Untuk mengatasi ini, TikTok membangun sebuah alat bernama Sparo yang mengoptimalkan kinerja operasi Git untuk frontend MonoRepo besar.
Sparo secara dramatis meningkatkan kinerja operasi Git. Beberapa statistik adalah sebagai berikut
Waktu kloning Git berkurang dari 40 menit menjadi hanya 2 menit.
Checkout berkurang dari 1,5 menit menjadi 30 detik.
Status berkurang dari 7 detik menjadi 1 detik.
Waktu komit Git berkurang dari 15 detik menjadi 11 detik.
Harap dicatat bahwa versi bahasa Indonesia didukung oleh AI dan karena itu mungkin terjadi kesalahan kecil.
Penulis
Ai Base Network (ABN), ABN ASIA didirikan oleh orang-orang dengan akar yang kuat di dunia akademis, dengan pengalaman kerja di Amerika Serikat, Belanda, Hungaria, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam. ABN Asia adalah tempat di mana akademik dan teknologi bertemu dengan peluang. Dengan solusi terdepan kami dan layanan pengembangan perangkat lunak yang kompeten, kami membantu bisnis untuk meningkatkan level dan bersaing di panggung global. Komitmen kami: Lebih Cepat. Lebih Baik. Lebih handal. Dalam kebanyakan kasus: Lebih murah juga.
Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan layanan IT, konsultasi digital, solusi perangkat lunak siap pakai, atau jika Anda ingin mengirimkan permintaan proposal (RFP). Anda dapat menghubungi kami di [email protected]. Kami siap membantu Anda dengan semua kebutuhan teknologi Anda.

© ABN ASIA