Diterbitkan pada

Menemukan bagaimana AI membentuk ulang fungsionalitas perbankan

Penulis

Image

Menemukan bagaimana AI membentuk ulang fungsionalitas bank

AI akan menciptakan peningkatan efisiensi yang luar biasa, tetapi juga akan mengikis sumber pendapatan tradisional lebih cepat daripada yang diperkirakan sebagian besar bank.

Ini adalah masalah ganda. Bank membutuhkan peningkatan produktivitas di masa perlambatan pendapatan. Namun, sistem AI yang sama yang menurunkan biaya juga akan memberdayakan konsumen untuk memindahkan uang dengan lebih cerdas, yang berdampak langsung pada ekonomi industri tersebut.

Inilah cara termudah untuk memikirkannya.

👉 Bank menghadapi dua kekuatan secara bersamaan:

Seberapa cepat mereka dapat menjadi sepenuhnya berbasis agen (agentic) dan menurunkan biaya operasional secara radikal.

Seberapa cepat nasabah mengadopsi AI untuk mengelola kehidupan finansial mereka.

McKinsey memodelkan sembilan skenario berdasarkan kedua variabel ini. Skenario utama, dengan probabilitas 30%, adalah skenario yang harus diperhatikan oleh regulator, bank, dan pemimpin fintech. AI membentuk ulang operasional dan perilaku konsumen secara bersamaan.

Ini juga merupakan skenario yang menyebabkan disrupsi paling besar.

AI berbasis agen dapat mendorong pengurangan biaya bruto hingga 70 persen dalam kategori tertentu. Setelah kenaikan pengeluaran teknologi, efek bersihnya tetap berupa penurunan total biaya sebesar 15 hingga 20 persen. Kabar baik, namun bersifat sementara. Persaingan biasanya menyerap keuntungan seperti ini, dan nasabah pada akhirnya menerima sebagian besar manfaatnya.

Dampak yang lebih besar datang dari perilaku nasabah. Pikirkan tentang simpanan. Saat ini, sekitar 23 triliun dolar dari 70 triliun dolar simpanan konsumen global berada di rekening giro dengan bunga mendekati nol. Agen AI mengubah hal itu. Bahkan jika nasabah masih menyetujui setiap transaksi secara manual, agen dapat terus-menerus memunculkan imbal hasil yang lebih baik dan memindahkan uang hampir tanpa hambatan.

Jika hanya 5 hingga 10 persen saldo giro berpindah ke suku bunga pasar tertinggi, bank dapat kehilangan lebih dari 20 persen dari total laba simpanan. Ini adalah salah satu contoh paling jelas tentang apa yang terjadi ketika Anda menghilangkan inersia nasabah dari sistem tersebut.

Skenario yang lebih ekstrem, di mana konsumen sepenuhnya mendelegasikan keputusan keuangan kepada agen AI pihak ketiga, kecil kemungkinannya terjadi dalam jangka menengah. Regulator perlu mengizinkan agen untuk mengeksekusi transaksi secara otonom, dan sistem AI perlu menandingi pengambilan keputusan tingkat senior. Keduanya masih sulit dicapai saat ini. Namun, disrupsi tidak memerlukan otonomi penuh. Bahkan model semi-otonom pun memberikan tekanan pada margin.

Di semua skenario, satu hal tetap konsisten. Model bisnis berbasis agen yang inovatif akan muncul dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Momen tersebut menjadi titik balik.

Jika bank tidak mengadaptasi model mereka, kumpulan laba global dapat turun sebesar 170 miliar dolar selama dekade berikutnya, sebuah penurunan sebesar sembilan persen. Hal itu akan mendorong rata-rata imbal hasil di bawah biaya modal.

Kita masih berada di tahap awal. Bank tidak seharusnya mengejar AI karena takut ketinggalan. Mereka harus mengidentifikasi alur kerja spesifik di mana AI berbasis agen memberikan dampak pendapatan yang nyata dan membangun dari sana.

Wawasan oleh McKinsey

Harap dicatat bahwa versi bahasa Indonesia didukung oleh AI dan karena itu mungkin terjadi kesalahan kecil.

Penulis

Ai Base Network (ABN), ABN ASIA didirikan oleh orang-orang dengan akar yang kuat di dunia akademis, dengan pengalaman kerja di Amerika Serikat, Belanda, Hungaria, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam. ABN Asia adalah tempat di mana akademik dan teknologi bertemu dengan peluang. Dengan solusi terdepan kami dan layanan pengembangan perangkat lunak yang kompeten, kami membantu bisnis untuk meningkatkan level dan bersaing di panggung global. Komitmen kami: Lebih Cepat. Lebih Baik. Lebih handal. Dalam kebanyakan kasus: Lebih murah juga.

Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan layanan IT, konsultasi digital, solusi perangkat lunak siap pakai, atau jika Anda ingin mengirimkan permintaan proposal (RFP). Anda dapat menghubungi kami di [email protected]. Kami siap membantu Anda dengan semua kebutuhan teknologi Anda.

ABNAsia.org

© ABN ASIA