- Diterbitkan pada
Peringkat: Negara Teratas Berdasarkan Daya Komputasi
- Penulis

- Nama
- AbnAsia.org
- @steven_n_t
Grafik ini memecah hasil peringkat superkomputer terbaru TOP500 (diterbitkan November 2024) dari perspektif negara.

Amerika Serikat Memimpin
🇺🇸 Amerika Serikat memiliki sistem terbanyak dalam TOP500 dibandingkan negara lain, dengan 172 sistem. Negara ini juga memiliki nilai gabungan tertinggi dari kinerja maksimum yang dapat dicapai, yaitu 6,5M TFlops (Teraflops).
Menambah dominasinya, AS juga memiliki juara komputasi baru. ElCapitan, superkomputer canggih, baru-baru ini menggantikan Frontier untuk meraih gelar komputer tercepat di dunia.
🇮🇹 Italia, Raksasa Kekuatan Komputasi?
Italia telah muncul sebagai pemimpin global dalam kekuatan komputasi, berkat proyek-proyek seperti Leonardo dan HPC6. Yang terakhir ini sekarang menjadi superkomputer terkuat di Eropa.
Microsoft juga baru-baru ini mengumumkan rencana untuk berinvestasi sebesar €4,3 miliar ($4,8 miliar) dalam kecerdasan buatan dan infrastruktur awan di utara Italia dalam dua tahun ke depan.
Mengapa 🇨🇳 Tiongkok Berada di Peringkat Ketujuh?
Dalam edisi November 2020 TOP500, Tiongkok berada di peringkat ketiga di belakang AS dan 🇯🇵 Jepang dalam hal kinerja maksimum. Negara ini juga memiliki 214 sistem dalam peringkat, yang paling banyak di antara negara-negara lain.
Empat tahun kemudian, Tiongkok sekarang berada di peringkat ketujuh, dengan hanya 63 sistem yang masuk dalam TOP500. Ada dua alasan yang mungkin untuk penurunan peringkat Tiongkok.
Pertama, Tiongkok mungkin menyembunyikan detail dari TOP500 karena alasan geopolitik. Banyak yang percaya bahwa Tiongkok memiliki sistem exascale-class (exaflop = 1 kuadriliun operasi/detik) yang serupa dengan AS, tetapi tidak mempublikasikannya.
Alasan kedua bisa jadi adalah dampak pembatasan ekspor AS, yang telah membatasi akses Tiongkok ke chip-chip terkemuka dari perusahaan seperti NVIDIA atau AMD.
Meskipun pembatasan ekspor kemungkinan besar merugikan Tiongkok, perlu dicatat bahwa sistem exaflop-nya (Oceanlite dan Tianhe-3) menggunakan chip yang dirancang secara domestik.
Harap dicatat bahwa versi bahasa Indonesia didukung oleh AI dan karena itu mungkin terjadi kesalahan kecil.
Penulis
Ai Base Network (ABN), ABN ASIA didirikan oleh orang-orang dengan akar yang kuat di dunia akademis, dengan pengalaman kerja di Amerika Serikat, Belanda, Hungaria, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam. ABN Asia adalah tempat di mana akademik dan teknologi bertemu dengan peluang. Dengan solusi terdepan kami dan layanan pengembangan perangkat lunak yang kompeten, kami membantu bisnis untuk meningkatkan level dan bersaing di panggung global. Komitmen kami: Lebih Cepat. Lebih Baik. Lebih handal. Dalam kebanyakan kasus: Lebih murah juga.
Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan layanan IT, konsultasi digital, solusi perangkat lunak siap pakai, atau jika Anda ingin mengirimkan permintaan proposal (RFP). Anda dapat menghubungi kami di [email protected]. Kami siap membantu Anda dengan semua kebutuhan teknologi Anda.

© ABN ASIA