Diterbitkan pada

Uang Digital dan Keuangan

Penulis

Bank Sentral Eropa ECB telah menerbitkan sebuah makalah yang mempelajari terminologi yang digunakan dalam konteks uang digital dan keuangan.

Image


PDF

Sorotan

🔹 Sejak 2008, mata uang kripto dan DeFi telah mendorong penciptaan kekayaan, investasi teknologi, model bisnis baru (bursa, stablecoin), dan komunitas penggemar yang kuat.

🔹 Dan sejak 2016, bank sentral telah mulai bekerja pada "mata uang digital bank sentral" (CBDC) sebagai reaksi terhadap digitalisasi pembayaran yang terus-menerus.

🔹 Perkembangan yang cepat, kompleksitas teknis, kepentingan promosi, dan ketergantungan regulasi telah menyebabkan terminologi yang tidak konsisten dan menyesatkan.

🔹 Miskonsepsi memengaruhi investasi, kejelasan regulasi, dan harapan publik, terutama di antara investor ritel.

🔹 Makalah ini bertujuan untuk memperjelas terminologi dengan menganalisis definisi, asal, dan inkonsistensi konseptual. Istilah dianalisis untuk definisi saat ini, etimologi, kualitas, penggunaan sejarah, dan proposal terminologi alternatif.

🔹 Makalah ini menyimpulkan dengan saran terkait kosakata keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang muncul:

▶ Aset Kripto: Istilah ini harus disimpan untuk aset DeFi yang tidak didukung, seperti Bitcoin. Aset yang hanya direkam pada DLT (misalnya, obligasi) harus mempertahankan klasifikasi tradisionalnya.

▶ Alternatif untuk Aset Kripto: "Aset virtual" atau "entri buku besar virtual" dapat menggantikan "aset kripto" untuk menekankan kurangnya dukungan dunia nyata.

▶ Kontrak Cerdas: Istilah ini menyesatkan, karena kode tersebut tidak "cerdas" atau "kontrak" - harus dihindari.

▶ Stablecoin: Istilah ini salah mengimplikasikan stabilitas dan sifat seperti pembawa; uang elektronik pada DLT harus mempertahankan nama aslinya, dan stablecoin algoritmik yang tidak stabil mengungkapkan kelemahan istilah tersebut.

▶ Tokenisasi: "Token" menyesatkan karena mengimplikasikan instrumen pembawa, sedangkan proses tersebut berlaku untuk DLT dan buku besar terpusat - harus dikerangka ulang sebagai "representasi berbasis buku besar".

▶ CBDC: "CBDC Ritel" harus menjadi "Uang Elektronik Bank Sentral Ritel (rCBEM)" sedangkan "CBDC Grosir" harus menjadi "Uang Bank Sentral pada DLT Grosir" untuk kejelasan dan konsistensi.

Harap dicatat bahwa versi bahasa Indonesia didukung oleh AI dan karena itu mungkin terjadi kesalahan kecil.

Penulis

Ai Base Network (ABN), ABN ASIA didirikan oleh orang-orang dengan akar yang kuat di dunia akademis, dengan pengalaman kerja di Amerika Serikat, Belanda, Hungaria, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam. ABN Asia adalah tempat di mana akademik dan teknologi bertemu dengan peluang. Dengan solusi terdepan kami dan layanan pengembangan perangkat lunak yang kompeten, kami membantu bisnis untuk meningkatkan level dan bersaing di panggung global. Komitmen kami: Lebih Cepat. Lebih Baik. Lebih handal. Dalam kebanyakan kasus: Lebih murah juga.

Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan layanan IT, konsultasi digital, solusi perangkat lunak siap pakai, atau jika Anda ingin mengirimkan permintaan proposal (RFP). Anda dapat menghubungi kami di [email protected]. Kami siap membantu Anda dengan semua kebutuhan teknologi Anda.

ABNAsia.org

© ABN ASIA