- Diterbitkan pada
ABN Asia Merambah ke Bioinformatika, dan Kisah Inspiratif tentang Janji: Dari Usia 92 Tahun Kembali ke 25
- Penulis

- Nama
- AbnAsia.org
- @steven_n_t
ABN Asia secara resmi merambah ke bidang bioinformatika, memasuki salah satu garis depan paling menarik di titik temu antara biologi, kecerdasan buatan, dan komputasi.
Ambisinya sangat berani: berkontribusi pada teknologi yang suatu hari nanti dapat membantu kita memahami—dan berpotensi membalikkan—beberapa aspek penuaan biologis.
Fiksi ilmiah telah membayangkan hal ini selama beberapa dekade.
Dalam film tahun 2011 berjudul In Time, yang dibintangi oleh Justin Timberlake, manusia berhenti menua ketika mereka mencapai usia 25 tahun. Seseorang bisa berusia 100 tahun secara kronologis namun tetap berusia 25 tahun secara biologis.
Saat ini, sains belum mampu melakukan hal tersebut.
Namun, sesuatu yang luar biasa telah terjadi dalam biologi nyata.
Penemuan yang mengubah pertanyaan
Pada tahun 2006, ilmuwan Jepang Shinya Yamanaka dan rekan-rekannya mendemonstrasikan bahwa sel-sel dewasa dapat diprogram ulang kembali ke keadaan pluripoten, yang menyerupai sel punca.
Terobosan ini melibatkan empat faktor transkripsi yang dikenal sebagai faktor Yamanaka, atau OSKM:
Oct4 · Sox2 · Klf4 · c-Myc
Penemuan Yamanaka secara mendasar mengubah pemahaman kita tentang identitas seluler dan memberinya Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran tahun 2012.
Implikasinya sangat mendalam:
Sel dewasa tidak serta-merta terkunci secara permanen dalam usia dan identitas biologisnya.
Setidaknya dalam kondisi laboratorium, keadaannya dapat diprogram ulang.
Bayangkan sel sebagai sebuah sistem hukum
Cara termudah untuk memahami hal ini adalah melalui sebuah analogi.
Sel itu seperti organisasi yang sangat canggih yang beroperasi di bawah kerangka hukum yang luas:
- DNA = seluruh sistem hukum
- Gen = undang-undang individu
- mRNA = instruksi yang berasal dari undang-undang tersebut
- Protein = mesin dan institusi yang menjalankannya
Penuaan tidak selalu berarti bahwa "undang-undang" aslinya telah hilang.
Masalahnya mungkin terletak pada sistem yang menjalankannya telah berubah.
Hal ini memunculkan kemungkinan yang luar biasa:
Bagaimana jika beberapa aspek penuaan biologis dapat diatur ulang dengan mengubah cara informasi genetik yang ada diinterpretasikan?
Masalah dengan c-Myc
Ada satu kendala penting.
Huruf M dalam OSKM—c-Myc—juga terkait erat dengan biologi kanker. Hal itu membuat pemrograman ulang seluler tanpa batas tidak cocok sebagai perawatan anti-penuaan yang sederhana.
Oleh karena itu, para peneliti mulai menyelidiki apakah beberapa efek peremajaan dapat dicapai tanpa c-Myc.
Hal ini mengarah pada pendekatan yang menggunakan OSK: Oct4, Sox2, dan Klf4.
Penelitian tentang pemrograman ulang parsial telah menghasilkan hasil yang menarik pada model hewan dan seluler, yang menunjukkan bahwa beberapa karakteristik biologis terkait usia mungkin dapat dibalikkan.
Namun kita harus presisi:
Saat ini, belum ada yang bisa mengambil manusia berusia 92 tahun dan dengan aman mengubah orang tersebut menjadi manusia berusia 25 tahun secara biologis.
Itu tetap menjadi tantangan ilmiah.
Dan itulah alasan tepat mengapa ABN Asia memasuki bidang ini.
Mengapa bioinformatika?
Terobosan berikutnya dalam bioteknologi akan semakin bergantung pada kemampuan untuk memproses informasi biologis dalam jumlah yang sangat besar.
Genom.
Transkriptom.
Proteom.
Data epigenetik.
Pengukuran sel tunggal.
Interaksi protein.
Jalur penyakit.
Penanda hayati (biomarker) penuaan.
Dan semakin banyak data yang dihasilkan dari eksperimen yang melibatkan pemrograman ulang seluler.
Di sinilah bioinformatika menjadi sangat penting.
ABN Asia melihat konvergensi yang sedang muncul:
Biologi + Data + AI + Komputasi = Bioinformatika
AI dapat membantu peneliti menelusuri kumpulan data biologis yang sangat besar, mengidentifikasi pola, memodelkan interaksi, dan menghasilkan hipotesis yang selanjutnya dapat diuji secara eksperimental.
Laboratorium menghasilkan data.
Bioinformatika mengatur dan menginterpretasikannya.
AI membantu menemukan pola.
Komputasi mengubah penemuan-penemuan tersebut menjadi sistem yang skalabel.
Kami tidak bertaruh pada keabadian
Ketertarikan ABN Asia tidak didasarkan pada janji bahwa manusia akan segera hidup selamanya.
Peluang yang lebih mendesak jauh lebih praktis.
Bagaimana jika kita bisa memahami mengapa sel-sel tertentu menua?
Bagaimana jika kita bisa mengidentifikasi proses biologis mana yang dapat dibalikkan?
Bagaimana jika jaringan yang berbeda dapat diremajakan secara independen?
Bagaimana jika kerusakan terkait penuaan dapat diatasi sebelum menjadi penyakit?
Penerapannya pada akhirnya dapat meluas ke seluruh kedokteran regeneratif, oftalmologi, penyembuhan luka, penelitian neurologis, dermatologi, dan banyak bidang lainnya.
Peluang ekonominya sangat besar.
Namun yang lebih penting, peluang ilmiahnya bahkan lebih besar lagi.
Garis depan ABN Asia berikutnya
ABN Asia dibangun di atas gagasan bahwa teknologi dan akademisi dapat bertemu dengan peluang.
Langkah kami ke dalam bioinformatika memperluas misi tersebut ke dalam salah satu tantangan teknologi terdalam di abad ke-21.
Kami memasuki bidang di mana infrastruktur fundamental dari kehidupan itu sendiri menjadi data.
Tujuan kami adalah membangun kapabilitas di titik temu antara:
AI × Bioinformatika × Genomik × Biologi Komputasi
Kami percaya generasi perusahaan bioteknologi berikutnya tidak akan murni bersifat biologis.
Mereka akan bersifat komputasional.
Mereka akan digerakkan oleh data.
Dan semakin lama, mereka akan berbasis AI sejak awal (AI-native).
Dunia belum hidup dalam film In Time.
Seseorang yang berusia 92 tahun tidak bisa begitu saja menjadi 25 tahun.
Namun sains telah menunjukkan kepada kita sesuatu yang luar biasa:
Keadaan biologis sebuah sel lebih dapat diprogram daripada yang pernah kita yakini sebelumnya.
ABN Asia kini memasuki bidang ini untuk mengeksplorasi apa yang akan terjadi selanjutnya.
Harap dicatat bahwa versi bahasa Indonesia didukung oleh AI dan karena itu mungkin terjadi kesalahan kecil.
Penulis
Ai Base Network (ABN), ABN ASIA didirikan oleh orang-orang dengan akar yang kuat di dunia akademis, dengan pengalaman kerja di Amerika Serikat, Belanda, Hungaria, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam. ABN Asia adalah tempat di mana akademik dan teknologi bertemu dengan peluang. Dengan solusi terdepan kami dan layanan pengembangan perangkat lunak yang kompeten, kami membantu bisnis untuk meningkatkan level dan bersaing di panggung global. Komitmen kami: Lebih Cepat. Lebih Baik. Lebih handal. Dalam kebanyakan kasus: Lebih murah juga.
Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan layanan IT, konsultasi digital, solusi perangkat lunak siap pakai, atau jika Anda ingin mengirimkan permintaan proposal (RFP). Anda dapat menghubungi kami di [email protected]. Kami siap membantu Anda dengan semua kebutuhan teknologi Anda.

© ABN ASIA