Diterbitkan pada

Forbes melakukannya lagi.

Penulis

Sekarang secara resmi ini adalah Jim Cramer dari Media.

Image

Pendiri Frank Charlie Javice baru saja dinyatakan bersalah karena menipu JPMorgan sebesar $175M 😳 Ini adalah skema penipuan FinTech paling gila sejak FTX. Berikut adalah cerita gilanya:

Perusahaan rintisan Teknologi Keuangan Frank diluncurkan pada 2016 sebagai platform keuangan yang membantu mahasiswa mengelola bantuan keuangan dan utang mahasiswa.

Pendiri Frank Charlie Javice memiliki tujuan ambisius untuk membangun perusahaan rintisan menjadi "Amazon untuk pendidikan tinggi".

Sebagai anggota bangga dari daftar Forbes 30 Under 30, Javice pernah mengatakan bahwa tantangan terbesarnya di Frank adalah skala. Jadi, dia membuatnya!

Dia pertama kali meminta seorang insinyur teratas di Frank untuk membuat daftar pelanggan palsu. Ketika dia mengatakan tidak, Javice mendatangi seorang profesor ilmu data untuk membantu. Menggunakan data dari beberapa individu yang sudah mulai menggunakan Frank, dia membuat 4 juta akun pelanggan palsu yang dibayar Javice sebesar $18.000.

Ini tampak seperti hal besar berikutnya, sehingga raksasa perbankan JPMorgan sangat ingin membelinya. Ternyata, mereka membayar $175 juta untuk kebohongan.

Bank pertama kali menyadari ketidakberesan dengan daftar tersebut ketika seorang karyawan JPM mengamati bahwa daftar tersebut berisi tepat 1.048.576 baris, jumlah maksimum yang diizinkan oleh Microsoft Excel.

Tapi mereka benar-benar mengetahui bahwa pelanggan tersebut dibuat-buat setelah bank mengirim spam ke 4 juta akun palsu dengan peluang pemasaran silang dan hampir semua balasan tidak valid.

JPMorgan Chase menutup situs web tersebut dan menggugat pendiri Frank yang berusia 30 tahun hampir seketika.

Apa yang terjadi sekarang? 🤔

Baru kemarin, Javice dan terdakwa bersama Olivier Amar, yang merupakan petugas pertumbuhan utama Frank, masing-masing dinyatakan bersalah atas semua empat tuduhan yang mereka hadapi: penipuan sekuritas, penipuan kawat, penipuan bank, dan konspirasi.

Keduanya sekarang menghadapi hukuman penjara hingga 30 tahun.

Harap dicatat bahwa versi bahasa Indonesia didukung oleh AI dan karena itu mungkin terjadi kesalahan kecil.

Penulis

Ai Base Network (ABN), ABN ASIA didirikan oleh orang-orang dengan akar yang kuat di dunia akademis, dengan pengalaman kerja di Amerika Serikat, Belanda, Hungaria, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam. ABN Asia adalah tempat di mana akademik dan teknologi bertemu dengan peluang. Dengan solusi terdepan kami dan layanan pengembangan perangkat lunak yang kompeten, kami membantu bisnis untuk meningkatkan level dan bersaing di panggung global. Komitmen kami: Lebih Cepat. Lebih Baik. Lebih handal. Dalam kebanyakan kasus: Lebih murah juga.

Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan layanan IT, konsultasi digital, solusi perangkat lunak siap pakai, atau jika Anda ingin mengirimkan permintaan proposal (RFP). Anda dapat menghubungi kami di [email protected]. Kami siap membantu Anda dengan semua kebutuhan teknologi Anda.

ABNAsia.org

© ABN ASIA